Satgas ODC Bekuk Anak Buah Egianus Kogoya di Nduga, Akui Terlibat Serangkaian Aksi Kekerasan

WhatsApp Image 2025 08 07 at 22.37.23
Anak buah Egianus Kogoya bernama Nowaiten Telenggen alias German Ubruanggen yang dtangkap pada Kamis (7/8/2025). Foto Istimewa

NDUGA – Tim gabungan Satgas Operasi Damai Cartenz (ODC) berhasil menangkap anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Egianus Kogoya bernama Nowaiten Telenggen alias German Ubruangge (30) di Nduga, Papua Pegunungan.

Penangkapan Kamis (7/8/2025) itu menjadi kemajuan signifikan bagi aparat keamanan dalam menekan ruang gerak kelompok pengacau di wilayah tersebut.

Bacaan Lainnya

Berdasarkan informasi, Nowaiten ditangkap di sebuah puskesmas dalam kondisi dipengaruhi minuman keras (miras). Pria berusia 30 tahun itu berhasil diamankan tanpa perlawanan sekitar pukul 09.04 WIT dan langsung dibawa ke Mako Polres Nduga.

Dari hasil pemeriksaan awal, Nowaiten Telenggen mengakui keterlibatannya dalam tiga aksi besar. Ia terlibat dalam penembakan mobil lapis baja di Jalan Trans Batas Batu, Kampung Yasoma, pada 21 April 2022.

Selain itu, ia juga terlibat dalam penembakan pesawat SAM Air PK-SMG di Bandara Kenyam pada 7 Juni 2022. Pemuda ini juga mengakui keterlibatannya dalam pembantaian terhadap pendeta, ustaz, dan warga sipil di Kampung Nogolaid pada 16 Juli 2022.

Lebih lanjut, pelaku juga mengakui perannya sebagai penyuplai bahan makanan untuk kelompok Egianus Kogoya dan pendokumentasi aksi-aksi bersenjata. Kini, satu unit ponsel milik pelaku sedang dianalisis untuk pengembangan informasi lebih lanjut.

Rekaman suara di ponsel tersebut mengindikasikan rencana aksi lanjutan, seperti permintaan dana kepada pengusaha di Nduga dan ancaman pemblokiran jalan.

Kepala Operasi Damai Cartenz, Brigjen Pol Faizal Ramadhani, mengatakan penangkapan ini merupakan langkah penting dalam menjamin keamanan warga sipil.

“Kami akan terus menelusuri jaringan yang berkaitan dengan Egianus Kogoya untuk menjamin keamanan warga sipil,”tandas Faizal. (Redaksi)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *