MIMIKA_ Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten Mimika meminta pengelola terminal Bandar Udara Mozes Kilangin Timika tonjolkan anak- anak negeri khususnya Orang Asli Papua (OAP).
Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRK Mimika, Adrian Andhika Thie menyebut jarang terlihat anak- anak negeri dilibatkan atau dipekerjakan di Bandara Mozes Kilangin Timika.
Adrian menilai minimnya pekerja OAP di Bandara Mozes Kilangin dikarekan pihak ketiga sebagai pengelola lebih condong merektur relasi dibandingkan harus merekrut pekerja OAP.
“Kami berharap di Bandara Mozes Kilangin lebih menonjolkan anak- anak daerah dalam hal ini orang asli Papua dan khususnya Amungme dan Kamoro. Sudah berulang-ulang lamanya kami suarakan terkait tenaga kerja yang ada di Bandara Mozes Kilangin Timika yang harus menonjolkan anak- anak negeri, namun tidak ada perubahan yang signifikan,” ungkap Sekretaris Komisi II DPRK Mimika itu, Selasa (3/3/2026).
Kata Adrian, ketika OAP lebih banyak dipekerjakan maka akan memberikan image yang baik kepada public.
“Kita harap pada kebijakan- kebijakan yang berpihak kepada anak- anak negeri,” ujar Adrian. (Redaksi)













