Prajurit TNI Temukan Empat Kebun Ganja Oksibil Kabupaten Pegunungan Bintang

Screenshot 20250924 075211 Gallery
Prajurit TNI foto dengan tumpukan pohon ganja. (Foto: Istimewa)

 

 

MIMIKA_ Satgas Pamtas RI–PNG Yonif 751/Vira Jaya Sakti (VJS) bersama Satgas Prayudha dan Satgas Ketapang berhasil menemukan empat kebun ganja tersembunyi di Kampung Aldom, Distrik Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang, Provinsi Papua Pegunungan, Selasa (23/9/2025).

Kebun Ganja itu masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut.

Empat kebun ganja itu terungkap berawal dari survei Drone Satgas Ketapang dilanjutkan, yang kemudian ditindaklanjuti dengan penyergapan oleh tim gabungan yang dicurigai adanya aktivitas mencurigakan di area perkebunan.

Setelah disisir lebih dalam, ditemukan kebun ganja yang dikamuflase dengan tanaman pangan seperti ubi, sawi, dan jagung agar tidak terdeteksi oleh aparat atau masyarakat sekitar.

Total terdapat 297 batang pohon ganja dengan tinggi rata rata 1,5 meter yang berhasil diamankan. Menariknya dengan rata-rata ketinggian tanaman ganja tersebut mencapai 1,5 meter, menunjukkan bahwa kebun ini sudah dikelola dalam waktu yang cukup lama dan berpotensi untuk diedarkan secara luas.

Dansatgas Yonif 751/VJS, Letkol Inf Erwan Harliantoro menyampaikan bahwa keberhasilan ini merupakan bagian dari komitmen TNI dalam menjaga wilayah dari segala bentuk ancaman, termasuk narkotika yang mengancam generasi muda.

“Kami tidak hanya menjaga batas negara, tapi juga melindungi masyarakat dari kerusakan moral dan sosial akibat narkoba. Ini adalah bentuk pengabdian kami untuk Indonesia, khususnya tanah Papua,” tegasnya.

Barang bukti saat ini telah diamankan untuk diserahkan kepada pihak berwenang, sementara lokasi kebun ganja langsung dimusnahkan untuk mencegah penyalahgunaan kembali.

Kegiatan ini menegaskan bahwa Satgas Yonif 751/VJS dan unsur gabungan TNI lainnya hadir sebagai garda terdepan dalam melindungi masyarakat, baik dari ancaman fisik maupun sosial yang tersembunyi di wilayah perbatasan. (Redaksi)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *