MIMIKA_ Ketua Forum Komunikasi Tujuh Suku (FKTS) Kabupaten Mimika, Yoben Magai, mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk memberikan kesempatan kepada Direktur RSUD Mimika yang baru dalam menata organisasi dan membuktikan kinerjanya sebelum terburu-buru memberikan penilaian.
Pernyataan ini disampaikan Yoben menanggapi berbagai isu yang berkembang terkait kondisi internal RSUD Mimika, termasuk dugaan sentralisasi kewenangan serta dinamika lain yang belakangan menyedot perhatian publik.
Menurut Yoben, setiap pemimpin yang baru menerima amanah tentu membutuhkan waktu transisi untuk memahami kondisi organisasi, melakukan pembenahan internal, serta mengeksekusi program kerja yang telah direncanakan.
“Seorang pemimpin yang baru diberikan kepercayaan tentu membutuhkan ruang dan waktu untuk bekerja. Menilai, menghakimi, atau menyerang ketika beliau baru memulai tugasnya adalah tindakan yang kurang adil dan bijaksana. Mari kita berikan ruang agar beliau dapat bekerja dengan tenang dan fokus melayani masyarakat,” ujar Yoben Magai, Sabtu (30/5/2026)
Ia menegaskan bahwa kritik dan masukan merupakan hal yang wajar dalam kehidupan demokrasi. Namun, Yoben berharap kritik yang dilayangkan bersifat objektif dan konstruktif demi perbaikan pelayanan kesehatan, bukan justru membentuk opini negatif yang dapat mengganggu proses pembenahan yang sedang berjalan.
Lebih lanjut, Yoben menilai bahwa kepemimpinan Direktur RSUD Mimika saat ini memiliki arti penting bagi masyarakat Papua, khususnya Orang Asli Papua (OAP). Jabatan ini menjadi bukti nyata kepercayaan yang diberikan kepada putra-putri daerah untuk memimpin lembaga strategis di Kabupaten Mimika.
“Kami berharap seluruh pihak dapat memahami dan menghargai makna besar di balik kepemimpinan saat ini. Ibu Direktur merupakan representasi OAP yang dipercaya mengemban tanggung jawab besar di bidang pelayanan kesehatan. Cara kita memperlakukan, menilai, dan mendukung beliau juga mencerminkan bagaimana kita menghargai peran serta kapasitas anak-anak asli Papua,” tambahnya.
Di akhir penyataannya, FKTS Kabupaten Mimika mengajak seluruh elemen masyarakat, tenaga kesehatan, tokoh masyarakat, pemangku kepentingan, hingga media massa untuk bersama-sama menjaga situasi yang kondusif. Dukungan positif sangat diperlukan demi peningkatan kualitas pelayanan kesehatan di RSUD Mimika.
“Kami percaya bahwa keberhasilan RSUD Mimika adalah tanggung jawab bersama. Oleh karena itu, mari kita kedepankan semangat persatuan, saling menghormati, dan memberikan kesempatan kepada Direktur RSUD untuk menunjukkan hasil nyata, bukan didasari atas asumsi yang terburu-buru,” pungkas Yoben. (Redaksi)





