Masyarakat Minta Penempatan Babinsa di Setiap Kampung

20260227 155815
Kepala Kampung Fanamo, Valentinus Mitowo. (Foto: Papuaeksklusif.com)

MIMIKA_ Masyarakat Mimika Timur Jauh yang diwakili Kepala Kampung Fanamo, Valentinus Mitowo meminta agar ada Bintara Pembina Desa alias Babinsa yang ditempatkan di setiap kampung.

Masyarakat mengeluhkan banyaknya kasus kekerasan di setiap kampung yang tidak bisa ditangani langsung oleh kepala kampung dan para linmas kampung, sehingga masyarakat meminta perlu adanya babinsa yang ditempatkan disana untuk membantu menjaga keamanan di kampung.

Bacaan Lainnya

“Kami sangat mengharapkan adanya Babinsa disetiap kampung untuk membantu kami menjaga keamanan,” kata Valentinus Mitowo, Jumat (27/2/2026) dalam momen Musrenbang Distrik Mimika Timur Jauh.

Valentinus mengatakan, Mimika sebelum berdiri sendiri sebagai satu Kabupaten dan masih menjadi bagian dari Kabupaten Fak-fak, selalu ada Babinsa yang ditempatkan setiap kampung untuk membantu menjaga keamanan dan berperan dalam pembangunan kampung.

“Setelah Kabupaten Mimika berdiri sendiri, Babinsa itu tidak ada lagi. Kami harap ada Babinsa yang kembali ditempatkan disetiap kampung. Selama ini tidak ada Babinsa, ketika ada masalah, Linmas yang selalu jadi sasaran masyarakat,” ujar Valentinus.

Sementara itu, Babinsa Ayuka, Koramil 07/ Mapurujaya, Serka Slamet Riyadi yang menerima aduan tersebut mengatakan, apa yang disampaikan masyarakat akan ditindaklanjutinya dengan menyampaikan kepada pimpinannya untuk dipertimbangkan.

“Apa yang menjadi harapan masyarakat yang disampaikan kepada kami, akan disampaikan kepada pimpinan kami,” kata Serka Slamet Riyadi.

Screenshot 20260301 204154 Gallery
Babinsa Ayuka Koramil 07/ Mapurujaya, Serka Slamet Riyadi.(foto: Papuaeksklusif.com)

Lebih lanjut Serka Slamet Riyadi menyampaikan agar kepala kampung dan pihak Distrik dapat menyampaikan hal ini secara tertulis kepada Danramil 07/ Mapurujaya juga kepada Dandim 1710/Mimika agar.

“Saya tentunya akan melaporkan usulan ini, tetapi akan lebih baik jika kepala kampung dan pihak Distrik menyurati pimpinan kami baik Danramil juga Dandim 1710/ Mimika agar hal ini dapat dipertimbangkan,” ujarnya. (Redaksi)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *