MIMIKA_ Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mimika menggelar aksi sosialisasi dan edukasi masif dalam rangka memperingati Hari Tanpa Tembakau Sedunia. Langkah strategis ini ditempuh untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai bahaya merokok serta dampak buruk paparan asap rokok bagi kesehatan lingkungan.
Kegiatan kampanye dipusatkan di area Car Free Day (CFD) Jalan Cendrawasih, Timika. Rangkaian acara diawali dengan jalan santai bersama yang dilepas secara resmi oleh Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Mimika, Herry Onawame.
Kepala Seksi Penyakit Tidak Menular (PTM) Dinkes Kabupaten Mimika, Feika Rande Ratu, menjelaskan bahwa aksi ini difokuskan untuk menguatkan implementasi Peraturan Bupati (Perbup) Mimika Nomor 68 Tahun 2022 tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR).

“Perbup ini bertujuan menerapkan Kawasan Tanpa Rokok di tujuh tatanan utama, yaitu fasilitas kesehatan, sekolah, tempat ibadah, tempat kerja, tempat bermain anak, transportasi umum, dan tempat umum lainnya. Fokus utama kami adalah melindungi kelompok rentan seperti lansia, ibu hamil, anak-anak, serta warga yang tidak merokok,” ujar Feika.
Ia meluruskan persepsi publik dengan menegaskan bahwa Perbup KTR tidak melarang seseorang untuk merokok, melainkan mengatur lokasi agar aktivitas tersebut tidak mengganggu area publik yang telah ditetapkan sebagai zone bebas asap rokok.
Berdasarkan pemantauan Dinkes, penerapan aturan KTR di Mimika mulai menunjukkan tren positif. Kesadaran para perokok perlahan meningkat, ditandai dengan kesadaran untuk bergeser keluar dari area terlarang—seperti yang terlihat di kawasan Bandara Mozes Kilangin. Sebagai bentuk intervensi berkelanjutan, Dinkes terus aktif membagikan atribut KTR serta melakukan edukasi mendalam ke berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan sekolah-sekolah.
Gandeng LAN dan Pelajar Jadi Agen Perubahan
Tak bergerak sendiri, Dinkes Mimika juga menggandeng Lembaga Anti Narkotika (LAN) Kabupaten Mimika yang membina para Duta Anti Narkotika dan Anti Rokok dari kalangan pelajar.

Ketua LAN Kabupaten Mimika mengapresiasi tinggi kolaborasi dan komitmen Pemkab Mimika melalui Dinas Kesehatan. Pihaknya mendukung penuh pembentukan duta-duta muda ini agar mampu menjadi role model sekaligus agen perubahan bagi teman sebaya, khususnya Generasi Z.
“Para Duta Anti Rokok dan Narkotika ini bertugas memberikan edukasi serta sosialisasi di lingkungan sekolah maupun masyarakat. Kehadiran mereka diharapkan mampu menekan angka perokok pemula di tingkat pelajar, sekaligus menyadarkan generasi muda bahwa menjadi perokok aktif maupun pasif sama-sama membahayakan kesehatan,” ungkap Ketua LAN Mimika.
Melalui sinergi lintas sektor ini, Pemkab Mimika dan LAN optimistis kesadaran masyarakat terhadap pentingnya lingkungan bebas asap rokok dan narkoba akan terus meningkat, demi mewujudkan masyarakat Mimika yang sehat, aktif, dan produktif. (Redaksi)





