Kampanye Aksi Bergizi di SATAP Poumako, Dinkes Mimika Dorong Pelajar Terapkan PHS

Screenshot 20260805 131225 Gallery
Kampanye Aksi Bergizi di SATAP Poumako yang dilakukan dinas Kesehatan Kabupaten Mimika. (Foto. Jefri)

MIMIKA_ Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika berkolaborasi dengan BLUD Puskesmas Mapurujaya dan Koops TNI Habema menggelar Kampanye Aksi Bergizi serta pemeriksaan kesehatan bagi para pelajar di SMP SATAP Poumako. 

Upaya nyata membangun sumber daya manusia yang unggul dan berkualitas yang menyasar siswa di kawasan pesisir ini dibuka langsung oleh Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika, Golfried Maturbongs, Kamis (30/7/2026).

Bacaan Lainnya

Dalam sambutannya, ditegaskan bahwa pencegahan stunting tidak hanya dimulai saat masa kehamilan, melainkan harus dipersiapkan sejak usia remaja. Pembekalan gizi dan penerapan pola hidup sehat sejak dini menjadi fondasi utama, mengingat remaja putri merupakan calon ibu di masa depan.

Screenshot 20260805 131454 Gallery
Petugas kesehatan melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap para pelajar. (Foto. Jefri)

Sementara itu Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat/Kesehatan Primer dan Komunitas Dinkes Mimika, Carolina Heatubun, menyoroti maraknya kebiasaan remaja mengonsumsi makanan siap saji (fast food) dan minuman kemasan berlebihan.

Pola konsumsi yang minim gizi seimbang ini berisiko memicu masalah kesehatan kronis, seperti anemia. Selain faktor gizi, anemia pada remaja setempat juga kerap dipicu oleh paparan infeksi malaria secara berulang.

Guna mengantisipasi hal tersebut, tim kesehatan gabungan yang menerjunkan dokter umum hingga dokter spesialis memberikan serangkaian layanan kesehatan, seperti pemeriksaan tekanan darah, penimbangan berat badan, dan pengukuran tinggi badan.

Pemeriksaan kadar Hemoglobin (cek HB) untuk mendeteksi anemia dan tes darah untuk penanganan indikasi malaria.

Termasuk, Pemeriksaan kesehatan gigi serta konsultasi kesehatan secara menyeluruh dan

Pemberian Terapi & Obat langsung bagi siswa yang terindikasi anemia atau malaria, serta aksi minum Tablet Tambah Darah (TTD) bersama di tempat.

Screenshot 20260805 131544 Gallery
Para pelajar mendapatkan Pemeriksaan gigi. (Foto. Jefri)

​Selain pemeriksaan fisik, para siswa diimbau untuk membiasakan sarapan sebelum sekolah, rutin berolahraga, serta memperbanyak asupan buah dan sayur. Bagi remaja putri, konsumsi TTD secara rutin—dengan target 4 tablet per bulan atau 52 tablet setahun—menjadi fokus utama guna memutus rantai anemia.

​Pihak sekolah menyambut hangat dan mengapresiasi tinggi sinergi lintas sektor ini.

Kepala Sekolah SMP SATAP Poumako, Nataniel Todingbua menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian nyata Dinkes Mimika dan Koops TNI Habema.

Menurutnya, kegiatan ini dinilai sangat bermanfaat untuk membuka wawasan siswa mengenai Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

Ke depan, dia berharap sinergi yang kuat antara keluarga, sekolah, tenaga kesehatan, pemerintah, hingga TNI-Polri diharapkan terus berlanjut secara berkesinambungan demi terwujudnya generasi muda Kabupaten Mimika yang sehat, cerdas, dan bebas stunting. (Redaksi)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *