MIMIKA_ Menjawab kerinduan masyarakat Kampung Kamora, Distrik Mimika Tengah, anggota DPRK Mimika dari partai Perindo, Rampeani Rachman, S.Pd akan membangun lapangan bola permanen disana.
Hal ini disampaikan Rampeani Rachman saat melakukan kunjungan kerja disana sekaligus menyerahkan piala dan uang pembinaan kepada pemenang lomba ” Rampeani Cup 1″ yang diselenggarakan disana sekaligus dalam rangka peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia di Kampung Kamora, Sabtu (6/9/2025).
Rampeani mengatakan, keinginan dirinya untuk membangun lapangan bola permanen disana, berangkat dari keprihatinannya terhadap lapangan bola yang ada disana.
Diketahui, lapangan bola ini berada tepat di depan Balai Kampung Kamora, Sekolah Dasar (SD) Santo Blasius Miyoko, Gereja Katolik St. Blasius Miyoko, Pustu Miyoko. Lapangan ini menjadi satu-satunya lapangan yang ada di Kampung Kamora yang biasa digunakan oleh masyarakat disana.

“Kondisi lapangan ini sangat tidak layak, ditambah dengan curah hujan tinggi, masyarakat tentunya tidak bisa fungsikan lapangan ini untuk berbagai kegiatan terutama dalam urusan olahraga. Saya sudah lihat kondisi ini sehingga saya akan membangun lapangan yang permanen untuk masyarakat gunakan,” ujar Rampeani.
Pembangunan lapangan ini ditargetkan pada tahun 2026 mendatang.
Ia menjelaskan, lapangan permanen itu nantinya akan dibangun lebih tinggi dari jalan sehingga tidak terendam banjir, mengingat kampung Kamora selalu menjadi langganan banjir ketika curah hujan tinggi.
Kata Rampeani, lapangan permanen yang akan dibangun ini tidak hanya digunakan sebagai lapangan olahraga tetapi bisa multi fungsi, yang bisa digunakan masyarakat dalam kegiatan apa saja.
“Intinya kita ingin bangun sesuatu yang bagus, yang nantinya dapat memberikan manfaat bagi masyarakat disana, sekaligus untuk memotivasi dan mendorong anak-anak muda di Kampung Kamora untuk terus mengasah skil dan hobby mereka dalam dunia olahraga baik itu bola sepak bola, bola volly dan lainnya,” ujarnya.
Menurutnya, anak-anak Kamora banyak memiliki bakat alami dalam bidang olahraga hanya saja tidak ada tempat yang bagus untuk mereka mengasah kemampuan mereka. Lapangan permanen yang akan dibangun menjadi jawaban bagi anak-anak muda berbakat.

Ia menambahkan, pembangunan lapangan nantinya akan memberdayakan masyarakat setempat.
“Kita harap dengan pembangunan lapangan ini nantinya dapat memberikan penghasilan tambahan bagi masyarakat setempat, karena masyarakat kita libatkan dalam pekerjaannya,” ujarnya.
Sementara itu, Nikodemus Kaumapokeyau, salah satu Tokoh Masyarakat Kampung Kamora juga menyebut lapangan bola yang ada di Kampung Kamora sangat tidak layak.
“Lapangan itu kalau hujan sudah pasti terendam banjir. Kalau sudah terendam banjir pastinya tidak bisa digunakan,” kata Nikodemus.
Dia berharap anggota DPRK Mimika dari partai Perindo ini dapat mengimplementasikan harapan masyarakat untuk memiliki lapangan permanen. (Redaksi)





