Ratusan Masyarakat Kapiraya Terdampak Konflik Tapal Batas, Rampeani Rachman Gerak Cepat Kirim Bantuan

Screenshot 20260215 105407 Studio
Bantuan bahan makanan yang dikirim Rampeani Rachman untuk masyarakat Kapiraya. (Foto:Papuaeksklusif.com)

MIMIKA_ Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten Mimika, Rampeani Rachman kirim bantuan bahan makanan untuk masyarakat Kapiraya.

Satu ton bahan makanan itu diberikan Rampeani Rachman bagi masyarakat terdampak persoalan tapal batas yang berujung pertikaian dan saling serang menggunakan senjata tajam pada beberapa Rabu (11/2/2026) lalu.

Bacaan Lainnya

Akibat konflik itu, banyak masyarakat menjadi ketakutan dan tidak bisa beraktivitas mencari kebutuhan makan. Melihat hal itu, srikandi partai perindo itu langsung gerak cepat membawa bantuan kesana.

Tidak tangung- tanggung bantuan itu langsung diantarnya menggunakan perahu viber ke Kapiraya pada Jumat (13/2026).

20260214 071131 scaled
Rampeani Rachman bersama rombongan saat melakukan perjalanan menggunakan transportasi laut menuju Kapiraya. (Foto: Papuaeksklusif.com)

“Hari ini saya langsung menuju ke Kapiraya untuk membawa bantuan kemudian dibagi untuk masyarakat disana. Saya harus kesana untuk memastikan kondisi masyarakat disana,” kata Rampeani.

Pantuan papuaeksklusif.com, Rampeani Rachman bersama rombongan melakukan perjalanan menggunakan transportasi laut untuk menuju ke Kapiraya selama dua hari untuk mencapai lokasi dimana masyarakat Kapiraya mengungsi.

Selain memastikan kondisi masyarakat, Rampeani mengatakan kehadiran dirinya disana juga untuk memastikan anak-anak disana tetap mendapat pendidikan yang layak dan masyarakat disana mendapat pelayanan kesehatan.

“Saya sudah dapat laporan dari masyarakat, tetapi saya harus turun memastikan secara langsung untuk bagaimana cari solusi terbaik bagi masyarakat disana, sehingga tidak ada lagi ketakutan, tidak ada lagi anak-anak yang tidak bersekolah dan tidak ada lagi masyarakat yang sakit,” ujarnya.

“Saya mendapat laporan ratusan anak-anak yang tidak bersekolah karena konflik tapal batas ini. Memastikan itu saya berangkat untuk melihat kondisi anak-anak disana,” ujarnya. (Redaksi)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *