Sekolah Rakyat di Mimika Tidak Fokus Untuk OAP, Bupati: Sesuai Kriteria dan Harapan Presiden 

Screenshot 20250902 203207 Gallery

Johannes Rettob. (Foto: Jefri)

 

Bacaan Lainnya

MIMIKA_ Sekolah Rakyat di Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah telah dibuka secara resmi sejak tanggal 1 September 2025 lalu.

Pemerintah Kabupaten Mimika sementara memanfaatkan wisma atlet yang berada di jalan poros sp2-sp5 sebagai ruang kelasnya.

Bupati Mimika Johannes Rettob menyebut Pemerintah telah menyediakan lahan di Distrik Iwaka untuk membangun gedung sekolah rakyat yang menjadi program unggulan Presiden Prabowo itu.

Untuk membangun sekolah rakyat tersebut selain lahan, anggaran juga perlu dialokasikan sehingga Pemerintah Kabupaten Mimika saat ini menggunakan wisma atlet sebagai ruang kelas, sambil menunggu pembangunan gedung sekolah rakyat tersebut rampung.

Tahun pertama berjalan, Pemerintah Kabupaten Mimika memulai dari tingkat SMP dan SMA dengan target 100 siswa.

“Tahun pertama kita target dengan 100 siswa. 50 siswa dari untuk tingkat SMP dan 50 siswa untuk tingkat SMA,” kata Bupati Mimika, Selasa (2/9/2025).

Sementara mengenai tenaga pendidik, akan menjadi tugas Dinas Pendidikan Kabupaten Mimika untuk berkoordinasi dengan Kementerian Sosial dan Kementerian Pendidikan.

Bupati menambahkan, fokus sekolah rakyat tidak hanya untuk Orang Asli Papua (OAP) tetapi untuk semua warga yang berdomisili di Mimika sesuai dengan kriteria dan harapan Presiden Prabowo.

“Sekolah rakyat tidak hahya fokus pada Orang Asli Papua, tetapi fokus pada ekonomi orang tua yang masuk dalam kategori miskin, miskin ekstrem, putus sekolah dan mereka harus warga Mimika,” kata Bupati.

Diketahui, sekolah rakyat ditujukan bagi anak-anak dari keluarga miskin dengan tujuan utama memutus rantai kemiskinan dan membuka masa depan yang lebih cerah bagi rakyat kecil. (Redaksi)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *