
MIMIKA— Yayasan Amungsa Cares Papua (ACP) meluncurkan aksi kemanusiaan berupa pembagian 2.000 masker gratis untuk melindungi warga Mimika dari bahaya paparan asap. Gerakan ini diawali dengan penyaluran 500 masker kepada jemaat GPdP Jemaat Semua Umat di Jalan Lanal, Mimika, pada Minggu (13/9).
Aksi yang dimulai dari rumah ibadah ini tidak sekadar menyerahkan bantuan fisik, tetapi juga menjadi simbol komitmen pelayanan dan kepedulian ACP terhadap kesehatan masyarakat Mimika.
Rangkaian gerakan ini dilanjutkan pada Senin (14/9) dengan membagikan 1.500 masker yang menyasar anak-anak sekolah. Pelajar menjadi prioritas utama karena kelompok usia ini tetap harus menjalankan aktivitas belajar harian di luar rumah di tengah kondisi kualitas udara yang memburuk.
“Kami memulai aksi ini dari gereja dengan membagikan 500 masker, beriring doa agar langkah Amungsa Cares Papua senantiasa membawa dampak positif bagi warga. Besok kami bergerak kembali membagikan 1.500 masker untuk pelajar. Bagi kami, satu masker bukan sekadar bantuan fisik, melainkan bentuk nyata perlindungan terhadap kehidupan,” ujar Sekretaris Yayasan Amungsa Cares Papua, Fabian Kakisina.
Fabian menegaskan pentingnya lembaga sosial untuk turun langsung ke lapangan alih-alih sekadar melontarkan imbauan. Pembagian masker ini diharapkan mampu memicu kolaborasi yang lebih luas antara gereja, sekolah, pemerintah, komunitas, dan dunia usaha dalam melindungi kelompok rentan dari dampak pencemaran udara.
Aksi pembagian 2.000 masker ini menjadi langkah awal dari program-program berkelanjutan yang disiapkan Amungsa Cares Papua di bidang kesehatan, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat Mimika ke depan.
“Kami memulai dengan masker dan doa, lalu melanjutkannya dengan kerja nyata. Amungsa hadir bukan sekadar untuk terlihat, melainkan agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat Mimika,” tutup Fabian Kakisina.
Tentang Yayasan Amungsa Cares Papua
Yayasan Amungsa Cares Papua (ACP) adalah organisasi non-pemerintah yang berfokus pada aksi kemanusiaan, kesehatan, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat di Kabupaten Mimika, Papua Tengah.







Tinggalkan Balasan