
MIMIKA — Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mimika menggelar Lomba Posyandu Tingkat Kabupaten Mimika tahun 2016 yang diikuti oleh 10 Posyandu dari berbagai wilayah kerja Puskesmas. Sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi para kader, pemerintah tidak hanya memberikan penghargaan kepada pemenang, tetapi juga menyerahkan reward berupa uang pembinaan kepada seluruh Posyandu yang berpartisipasi.
Penyerahan reward diserahkan langsung oleh Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika, Golfried Maturbongs, dalam kegiatan yang mengusung tema “Kader Posyandu Inspiratif Berprestasi, Keluarga Sehat, Masyarakat Hebat Menuju Indonesia Emas 2045”.
Proses seleksi lomba dirancang secara objektif, transparan, adil, dan dapat dipertanggungjawabkan berdasarkan kompetensi serta bukti pelayanan nyata di lapangan.

Dari hasil penilaian tim juri, peringkat peserta lomba Posyandu tingkat kabupaten adalah sebagai berikut: Peringkat 1: Posyandu Trans Suaka Mandiri (TSM) – Puskesmas Karang Senang, Peringkat 2: Posyandu Mawar – Puskesmas Wania, Peringkat 3: Posyandu Abuah – Puskesmas Kwamki Narama
Mennyusul Posyandu Tigal – Puskesmas Pasar Sentral, Posyandu Otaimako – Puskesmas Mapurujaya, Posyandu Anggrek – Puskesmas Limau Asri, Posyandu Cemara – Puskesmas Timika, Posyandu Mekar Indah – Puskesmas Timika, Posyandu Anggrek – Puskesmas Timika Jaya, Posyandu Wahyu – Puskesmas Bintuka
Dalam arahannya, Plt Kadinkes Mimika, Golfried Maturbongs, menekankan pentingnya sinergi dan pelayanan terintegrasi di seluruh siklus hidup masyarakat—mulai dari bayi, anak-anak, hingga lanjut usia (lansia).
”Kita tidak boleh terpisah-pisah dalam memberikan pelayanan di Posyandu. Ibu-ibu kader ini luar biasa. Apa yang kalian lakukan adalah bagian dari menyukseskan program Pemerintah Kabupaten Mimika, sekaligus menerjemahkan apa yang seharusnya dikerjakan oleh Puskesmas dan tempat layanan kesehatan lainnya,” tegas Golfried.
Ia juga mengingatkan agar reward dana pembinaan tersebut dimanfaatkan secara bijak untuk pengembangan sarana dan pelayanan Posyandu.
”Ini uang negara yang kita berikan kepada teman-teman di Posyandu untuk dimanfaatkan dengan baik sesuai perencanaan. Satu rupiah pun harus kita pertanggungjawabkan kepada negara,” tambahnya.
Ketua Panitia, Mariance Aruan, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan memotivasi kader agar tidak hanya aktif saat hari buka Posyandu, tetapi juga responsif melakukan kunjungan rumah, memberikan edukasi, mengelola pencatatan, serta merujuk warga yang membutuhkan layanan kesehatan lanjutan.
Sementara itu, Kepala Bidang Kesehatan Lanjutan Dinkes Mimika, Farida, menegaskan posisi strategis Posyandu dalam mendukung transformasi layanan primer di Kabupaten Mimika.
“Lomba ini bukan sekadar mencari pemenang, melainkan mendorong para kader agar semakin konsisten meningkatkan keterampilan dan kualitas pelayanan. Kami berharap kader-kader terbaik Mimika kelak mampu membawa nama daerah ke tingkat provinsi hingga nasional,” ujar Farida.
Melalui ajang ini, Dinkes Mimika berharap seluruh kader semakin bersemangat menjaga kesehatan masyarakat sejak tingkat tapak guna mendukung pencapaian visi Indonesia Emas 2045.







Tinggalkan Balasan