Perang Kwamki Narama, Pengalaman Baru yang Antar Kapolres Mimika Naik Jenjang Karier

Screenshot 20260701 180245 Gallery
Kapolres Mimika, AKBP Billyandha Hildiario Budiman. (Foto. Jefri)

MIMIKA_ Menjelang berakhirnya masa jabatannya, Kapolres Mimika AKBP Billyandha Hildiario Budiman merefleksikan kembali perjalanan tugasnya selama mengabdi di Kabupaten Mimika, Papua Tengah. Baginya, penugasan di wilayah ini memberikan kesan mendalam yang membentuk perjalanan karier dan kehidupan pribadinya.

Selama bertugas di Timika, AKBP Billyandha mengaku tidak hanya menjalankan tugas sebagai aparat penegak hukum, tetapi juga menemukan lingkungan sosial yang sangat hangat.

Bacaan Lainnya

“Saya mendapatkan banyak sekali teman, sahabat, bahkan keluarga baru di Timika,” ungkapnya.

​Meski demikian, tugas di Mimika bukan tanpa tantangan besar. Salah satu momen yang paling tidak bisa dilupakannya adalah penanganan konflik antarsuku di Kwamki Narama.

Menangani perang adat berskala besar menjadi pengalaman yang benar-benar baru dalam karier kepolisiannya. Konflik yang berlangsung lama tersebut diakuinya menjadi ujian terberat sekaligus pembentuk mental kepemimpinannya.

“Perang yang memakan waktu sekitar delapan bulan itu sangat menguras tenaga dan waktu. Meskipun penyelesaiannya harus dilakukan berkali-kali melalui berbagai upaya, bersyukur situasi akhirnya bisa diredam dan diselesaikan dengan damai,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa keberhasilan menyelesaikan konflik rumit tersebut menjadi salah satu tonggak penting yang mengantarkannya ke jenjang karier yang lebih tinggi.

AKBP Billyandha Hildiario Budiman yang mengakhiri masa tugasnya sebagai Kapolres Mimika kini mendapat promosi jabatan baru. Ia kini dipercaya mengemban amanah sebagai Kasubbidsendak Bidyanmas Baintelkam Polri.

​Kini, tongkat estafet kepemimpinan di Polres Mimika akan segera berganti. Jabatan Kapolres Mimika yang selama ini diemban oleh AKBP Billyandha Hildiario Budiman selanjutnya akan diserahterimakan kepada pejabat yang baru, AKBP Alfredo Rumbiak.

Masyarakat Mimika menaruh harapan besar agar estafet kepemimpinan ini dapat terus menjaga stabilitas keamanan dan kedamaian yang telah dirintis di tanah Amungsa tersebut. (Redaksi)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *