MIMIKA_ Pemerintah Kabupaten Mimika terus berupaya merealisasikan semua Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Mimika tahun 2025 yang ditetapkan sebesar 6,39 Triliun.
Bupati Mimika, Johannes Rettob kepada wartawan mengatakan pihaknya punya harapan APBD Mimika tahun 2025 dapat terealisasi 100 persen, namun menurutnya harapan tersebut tidak akan terjadi, apalagi realisasi APBD hingga Oktober 2025 baru mencapai 38 persen.
“Kalau ditanya harapan Pemerintah, yah kita inginkan 100 persen, tapi kita belum bisa pastikan terealisasi 100 persen, kita lihat perkembangannya dan kita upayakan realisasi APBD kita menyentuh lebih dari 80 persen,” kata Bupati John pada Rabu, 1 Oktober 2025.
Jhon membeberkan banyak kegiatan fisik yang sudah berjalan namun belum melakukan penagihan menjadi alasan utama mengapa realisasi APBD masih kecil.
“Biasanya kegiatan- kegiatan fisik para kontraktor baru akan melakukan penagihan setelah pekerjaan selesai. Ini menjadi satu alasan kenapa realisasi APBD kita masih dibawah 50 persen. Sedangkan untuk belanja jasa dan pegawai itu normatif,” ujarnya.
Alasan lain mengapa realisasi APBD Mimika masih kecil, Bupati menyebut masih menunggu rekomendasi Gubernur Papua Tengah terhadap APBD Perubahan yang telah disetujui dan diparipurnakan oleh DPRK Mimika pada beberapa waktu lalu.
“Kita masih menunggu APBD Perubahan sampai ada rekomendasi dari Gubernur karena dalam APBD perubahan tersebut ada pergeseran terkait kegiatan. Untuk fisik tidak begitu banyak, pergeseran lebih banyak terkait kegiatan yang dilakukan setiap Dinas yang bersifat urgent,” terangnya.
■ Redaksi













