Pasca Insiden Pilot Ditembak KKB, PT AMA Tangguhkan Penerbangan ke Balinggama

Screenshot 20260704 154551 Gallery

MIMIKA _ Pasca peristiwa Sebuah pesawat milik PT Associated Mission Aviation (AMA) jenis Pilatus dengan nomor registrasi PK-RCW yang dibakar sesaat setelah mendarat di Bandara Perintis Balingga, Manajemen PT AMA belum dapat memastikan kapan aktivitas penerbangan ke Distrik Balinggama, Kabupaten Yahukimo, akan kembali dibuka normal.

Keputusan operasional ke wilayah terdampak tersebut saat ini masih ditangguhkan menyusul insiden tragis yang menimpa pilot mereka, dimana dalam insiden tersebut Capten Nicholas F. Goselin yang merupakan pilot pesawat tersebut meninggal akibat di tembak oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB) di wilayah tersebut.

Bacaan Lainnya

Asisten Manajer Operasi sekaligus Perwakilan PT AMA Air, Mario Tetol, menegaskan bahwa fokus utama perusahaan saat ini sepenuhnya tertuju pada penanganan musibah dan proses pemulangan jenazah sang pilot.

“Untuk pelayanan (umum) kami tetap berjalan, tetapi sementara kami masih fokus pada musibah ini. Mengenai kapan (rute ke Balinggama aktif kembali), kami belum bisa memastikan karena saat ini masih dalam proses penanganan,” ujar Mario kepada wartawan di Timika pada Jumat (3/7/2026).

Mario menerangkan, selama ini, PT AMA Air rutin melayani kebutuhan transportasi masyarakat setempat dengan rute Wamena–Balinggama seminggu sekali, tepatnya pada hari Kamis.

Namun, penerbangan pada Kamis, 2 Juli lalu, berubah menjadi peristiwa memilukan yang merenggut nyawa pilot asal Amerika Serikat tersebut akibat ditembak dan dibakar.

Mewakili manajemen PT AMA, Mario menyayangkan kejadian ini. Pasalnya, selama enam bulan terakhir PT AMA beroperasi dan melayani mobilitas masyarakat di wilayah tersebut, situasi keamanan selalu kondusif dan tidak pernah ada gangguan sama sekali.

Hingga saat ini, manajemen masih terus berkoordinasi dengan pihak terkait, dan pembukaan kembali rute penerbangan ke Balinggama akan sangat bergantung pada hasil evaluasi situasi keamanan serta selesainya proses penanganan internal perusahaan.

Diketahui, PT AMA merupakan salah satu maskapai legendaris yang telah mendedikasikan diri selama 67 tahun melayani penerbangan perintis di pedalaman Papua. (Redaksi)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *