Satgas Damai Cartenz Ungkap Penyebab Kematian Pilot PT AMA di Yahukimo

Screenshot 20260704 104353 WhatsAppBusiness
Jenazah Pilot Nicholas F. Gosselin saat tiba di Jayapura. (Foto. Istimewa)

JAYAPURA_ Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 mengungkap hasil visum dan perkembangan penyelidikan terkait tewasnya pilot PT Associated Mission Aviation (AMA), Captain Nicholas F. Goselin (29).

Warga negara Amerika Serikat tersebut dipastikan meninggal akibat luka tembak jarak dekat dalam insiden penyerangan di Lapangan Terbang Balinggama, Distrik Sobaham, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan.

Bacaan Lainnya

Jenazah korban sebelumnya dievakuasi oleh jajaran TNI dari Timika dan tiba di Jayapura pada Jumat (3/7/2026) sore. Setibanya di Jayapura, prosesi ibadah penguatan dipimpin langsung oleh Uskup Yanuarius Teofilus Matopai You, sebelum jenazah dibawa ke RSUD Bhayangkara untuk menjalani pemeriksaan forensik.

Prosesi tersebut dihadiri oleh sejumlah pejabat utama TNI-Polri, termasuk Kaops Damai Cartenz Irjen Pol. Faizal Ramadhani, Wakapolda Papua Brigjen Pol. Muhajir, dan Wakaops Damai Cartenz Kombes Pol. Adarma Sinaga. Setelah visum selesai pada malam hari, jenazah langsung diserahterimakan kepada perwakilan PT AMA.

Hasil Visum: Korban Meninggal Seketika

Dalam konferensi pers di RS Bhayangkara Polda Papua, Karumkit Kombes Pol. dr. Rommy Sebastian mengungkapkan bahwa korban mengalami luka tembak masuk tempel (contact gunshot wound) di bagian wajah.

“Ditemukan luka terbuka pada pipi kiri yang sesuai dengan karakteristik luka tembak masuk tempel, artinya moncong senjata berada tegak lurus dan menempel pada kulit,” ujar dr. Rommy.

Jalur peluru tersebut menembus pipi kiri dan keluar di sekitar telinga kanan, menyebabkan patah tulang rahang serta kerusakan berat pada dasar tengkorak. Cedera parah ini, berdasarkan pemeriksaan luar dan radiologi (X-ray), membuat korban meninggal dunia dengan sangat cepat (sudden death).

Pihak kedokteran forensik menyatakan autopsi dalam tidak diperlukan karena penyebab kematian sudah teridentifikasi secara jelas dan ilmiah.

Penyelidikan Mengarah ke KKB Kelompok Baru

Kasatgas Gakkum Ops Damai Cartenz, Kombes Pol. I. G. G. Era Adinata, menyatakan bahwa aksi keji ini diduga kuat dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Bakusip, sebuah kelompok baru yang dipimpin oleh M. Mbalingga.

“Melalui pemantauan media sosial dan pengumpulan informasi, M. Mbalingga mengklaim bertanggung jawab atas aksi tersebut. Kami juga mengantongi dokumentasi foto pelaku yang berdiri di atas bangkai pesawat PT AMA yang dibakar,” kata Kombes Era Adinata.

Dalam unggahannya, Mbalingga mengaku sebagai bagian dari kelompok pimpinan Elkius Kobak di wilayah Yahukimo. Namun, polisi masih mendalami sejauh mana hubungan antarkedua kelompok tersebut.

Motif penyerangan diduga terkait dengan ancaman yang pernah dikeluarkan kelompok ini terhadap aktivitas penerbangan yang memasuki wilayah klaim mereka.

Bantahan Isu Miring dan Penegasan Misi Kemanusiaan

​Menanggapi isu yang beredar di media sosial mengenai aktivitas PT AMA, Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, memberikan bantahan keras. Setelah berkoordinasi dengan manajemen PT AMA dan Uskup Jayapura, polisi memastikan maskapai tersebut murni menjalankan misi kemanusiaan.

“PT AMA telah melayani penerbangan misi kemanusiaan dan pelayanan keagamaan di pedalaman Papua selama 67 tahun. Ini murni pelayanan bagi gereja dan masyarakat terpencil,” tegas Kombes Yusuf Sutejo.

Pihak Satgas Operasi Damai Cartenz menyampaikan belasungkawa mendalam dan menegaskan akan mengusut tuntas kasus ini secara profesional hingga seluruh pelaku penembakan berhasil diseret ke jalur hukum. (Redaksi)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *