
MIMIKA_ Kebutuhan akan fasilitas pelayanan kesehatan yang memadai di wilayah Pelabuhan Poumako kian mendesak. Jarak tempuh yang jauh menuju fasilitas kesehatan terdekat membuat warga harus berjuang ekstra saat membutuhkan pertolongan medis, terutama dalam kondisi darurat.
​
Kepala BLUD Puskesmas Mapurujaya, Onna Bunga, mengungkapkan bahwa saat ini warga di kawasan Pelabuhan Poumako harus menempuh perjalanan hingga 1 jam untuk mencapai Puskesmas Mapurujaya. Idealnya, akses ke fasilitas kesehatan terdekat dapat dijangkau setidaknya dalam waktu 5 menit berkendara.
​
“Penduduk di kawasan tersebut sudah lebih dari 4.000 jiwa. Jarak dari Poumako ke Mapurujaya itu memakan waktu sekitar satu jam perjalanan, padahal standar idealnya warga bisa menjangkau puskesmas dalam waktu sekitar 5 menit,” ujar Onna Bunga.
​Saat ini, pelayanan kesehatan di wilayah Poumako sebenarnya dibantu oleh satu Pustu (Puskesmas Pembantu) dan Klinik YPMAK. Kendati demikian, keberadaan kedua fasilitas tersebut dinilai belum optimal untuk mengakomodasi tingginya beban pelayanan harian.
​
Tingginya aktivitas masyarakat di kawasan pelabuhan membuat jumlah pasien yang membutuhkan penanganan terus meningkat setiap harinya.

Menurut Kepala Puskesmas Mapurujaya, rata jumlah pasien harian mencapai lebih dari 30 orang per hari. Sedangkan Kasus Darurat (Emergency) mencapai lebih dari 10 pasien per hari.
​Kata Onna, dirinya telah menyampaikan aspirasi ini secara resmi sejak tahun lalu kepada Kepala Dinas Kesehatan yang menjabat sebelumnya.
​
Namun hingga saat ini, rencana pembangunan Puskesmas di Pelabuhan Poumako tersebut belum kunjung mendapatkan persetujuan (ACC) dari pihak terkait.
​
Pihaknya berharap pemerintah daerah dapat segera menindaklanjuti dan mengabulkan usulan ini demi menjamin hak pelayanan kesehatan yang cepat dan layak bagi ribuan warga di kawasan Poumako (Redaksi)







Tinggalkan Balasan