TIMIKA — Berbagai elemen masyarakat di wilayah Distrik Mimika Timur menyatakan komitmen bersama untuk menekan angka kematian ibu dan bayi. Kesepakatan ini lahir seusai pelaksanaan Seminar Kesehatan Reproduksi yang diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika di Kantor Distrik Mimika Timur pada Jumat (28/8/2026).

Komitmen bersama tersebut diikuti oleh perwakilan Distrik Mimika Timur, Pihak Kelurahan Wania, aparat dari lima kampung di wilayah Distrik Mimika Timur, kader posyandu, tokoh masyarakat, tokoh perempuan, hingga warga setempat.

Langkah ini diambil setelah para peserta menyimak pemaparan materi kesehatan yang disampaikan oleh dr. Leo. Dalam sesi tersebut, para peserta disadarkan akan pentingnya mengenali tanda bahaya pada masa kehamilan dan persalinan guna mencegah keterlambatan penanganan medis.

Sebagai penutup kegiatan, seluruh peserta mengikrarkan komitmen bersama yang menegaskan bahwa kesehatan ibu dan keselamatan bayi merupakan tanggung jawab bersama seluruh lapisan masyarakat.

“kami masyarakat Mimika Timur Berkomitmen mengenali tanda bahaya, menyelamatkan ibu dan bayi, Mimika Timur Sejahtera dan Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa Tolong Kami,” ungkap masyarakat Mimika Timur secara bersamaan.

​Dalam ikrar tersebut, masyarakat menyepakati pesan kunci“Kita tidak bisa mencegah semua risiko, tapi kita bisa mencegah keterlambatan.”

​Melalui komitmen ini, seluruh pihak sepakat memperkuat sinergi antarelemen masyarakat dan deteksi dini risiko kehamilan, sehingga kesehatan ibu dan anak di wilayah Mimika Timur dapat terus meningkat menuju masyarakat yang sejahtera.