Kantor Pusat Pemerintahan Kabupaten Mimika. (Foto: Jefri)
MIMIKA_ Masalah tapal batas antara Pemerintah Kabupaten Mimika dengan Kabupaten Dogiyai dan Kabupaten Deiyai masih menyisahkan PR besar bagi Pemerintah Kabupaten Mimika saat ini.
Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Mimika mendukung Pemerintah Kabupaten Mimika untuk segera menyelesaikan masalah tapal batas dengan Kabupaten tetangga yang belum mendapat titik terang.
“Pemerintah harus segera selesaikan dan Pemerintah harus lebih tegas. Jika masalah tapal batas tidak ada titik temu, kami mendukung untuk menempuh jalur hukum,” kata Iwan, Jumat (22/8/2025).
Anggota DPRK Mimika, Iwan Anwar berharap Pemerintah tidak membiarkan masalah ini berlarut- larut yang dapat menimbulkan masalah baru.
Diketahui sebelumnya, masalah tapal batas menjadi pemicu terjadinya kerusuhan di Wakia, Distrik Mimika Barat Tengah pada beberapa waktu lalu.
Selain itu, masalah tapal batas antara Kabupaten Mimika dengan Kabupaten Dogiyai dan Deiyai pernah dimediasi Pemerintah Provinsi Papua Tengah ketika Gubernur Papua Tengah masih dijabat Penjabat Gubernur Ribka Haluk, namun tidak ada titik terangnya.
Untuk itu DPRK Mimika meminta pimpinan daerah defenitif saat ini dapat dengan segera menyelesaikan persoalan tapal batas antara Mimika dengan Kabupaten Dogiyai dan Deiyai. (Redaksi)













