​MIMIKA_ Dewan Pengurus Daerah Forum Komunikasi Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (DPD FK-KBIHU) Kabupaten Mimika masa bakti 2026–2031 resmi dilantik pada Selasa (29/9/2026).
​
Prosesi pelantikan yang dirangkaikan dengan Manasik Akbar Jamaah Haji 1448 H/2027 M tersebut berlangsung khidmat di Gedung Eme Neme Yauware, Kabupaten Mimika.
​
Pembacaan Surat Keputusan (SK) pelantikan dilakukan langsung oleh Sekretaris DPW FK-KBIHU Provinsi Papua, Drs. H. Haedar Muharrar.

Berdasarkan SK Nomor 01/SKEP/DPW/PFK-KBIHU/IX/2026, Hj. Rampeani Rachman, resmi dipercaya menduduki posisi Ketua DPD FK-KBIHU Kabupaten Mimika.
​
Jajaran kepengurusan inti turut diperkuat oleh H. Hairuddin sebagai Wakil Ketua, H. Absir Budi Hamzah, sebagai Sekretaris, Fitri Ramadani, sebagai Wakil Sekretaris, Hj. Kadehan sebagai Bendahara, serta Hj. Hasniah sebagai Wakil Bendahara.
​
Struktur organisasi ini juga dilengkapi sejumlah bidang strategis, meliputi Bidang Penelitian dan Pengembangan, Kesejahteraan dan Kerja Sama Antarlembaga, Kelembagaan dan Akreditasi, Penyuluhan, Bimbingan, dan Advokasi, Pelayanan Informasi dan Komunikasi, serta Bidang Publikasi, Dokumentasi, dan Kehumasan.
​
Dalam sambutannya, Ketua DPD FK-KBIHU Kabupaten Mimika, Hj. Rampeani Rachman, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepercayaan yang diamanahkan kepada jajaran pengurus baru. Ia menegaskan bahwa amanah tersebut merupakan tanggung jawab besar yang harus dijalankan dengan penuh dedikasi.
​
“Amanah ini bukanlah sesuatu yang ringan. Ini merupakan tanggung jawab besar yang harus kami jalankan dengan penuh keikhlasan, kesungguhan, dan rasa tanggung jawab sesuai dengan ketentuan serta peraturan yang berlaku,” ujar Rampeani.
​
Ia menekankan bahwa FK-KBIHU memegang peranan vital dalam membimbing dan mendampingi calon jamaah haji, mulai dari persiapan di tanah air hingga pelaksanaan ibadah di Tanah Suci. Pemahaman komprehensif mengenai rukun, wajib, sunnah, hingga aspek teknis ibadah menjadi bekal krusial bagi setiap calon jamaah.
​
“Menjadi jamaah haji bukan sekadar perjalanan fisik dari tanah air menuju Tanah Suci. Lebih dari itu, haji adalah perjalanan spiritual yang membutuhkan kesiapan ilmu, mental, fisik, dan keikhlasan hati,” tegasnya.
​
Oleh karena itu, DPD FK-KBIHU Mimika berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas manasik dan pembinaan. Harapannya, seluruh calon jamaah memiliki kesiapan dan pemahaman mandiri yang matang sebelum diberangkatkan.
​
Guna mewujudkan hal tersebut, Rampeani menggarisbawahi pentingnya sinergi yang kuat antara FK-KBIHU dengan Pemerintah Daerah, Kementerian Agama, DPW FK-KBIHU Provinsi Papua, para pembimbing, tokoh agama, serta seluruh lapisan masyarakat.
​
“Kami tidak dapat berjalan sendiri. Kami sangat membutuhkan dukungan, arahan, motivasi, dan kolaborasi dari semua pihak. Mari kita satukan langkah, satukan hati, dan bersama-sama memberikan pelayanan terbaik kepada jamaah,” ajaknya.
​
Mengakhiri sambutannya, Rampeani memohon doa restu, kritik, dan saran konstruktif agar kepengurusannya dapat membawa manfaat nyata. Ia mendoakan agar seluruh calon jamaah haji Kabupaten Mimika dapat menunaikan ibadah dengan lancar, meraih predikat haji mabrur, serta kembali ke tanah air dalam kondisi sehat dan selamat.