MIMIKA_ Pascalantikan resmi pada 30 Agustus 2026 lalu, Pimpinan Wilayah (PW) Pemuda Muslimin Indonesia (PMI) Provinsi Papua Tengah menggelar safari ke 30 masjid di kawasan Timika, Kabupaten Mimika.

Rangkaian kunjungan yang berlangsung selama sepekan, mulai 10 hingga 17 September 2026, ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi sekaligus membangun komunikasi dengan Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) setempat.

Selain menjalin silaturahmi, kehadiran PMI Papua Tengah juga untuk mendampingi penyusunan program kerja DKM serta menyosialisasikan gagasan strategis pengembangan pemuda berbasis masjid.

Salah satu program unggulan yang didorong dalam kesempatan tersebut adalah rencana pembentukan Pekan Olahraga Remaja Masjid.

Ketua PW PMI Papua Tengah, Rahadian Rizky Putra, menyampaikan bahwa selama ini fungsi masjid dinilai belum maksimal.

“Masjid tidak boleh sebatas menjadi tempat ibadah dan kegiatan keagamaan semata, melainkan harus bertransformasi menjadi ruang produktif yang mampu menggali serta mengembangkan potensi pemuda muslim,” ujar Rahadian kepada Papuaeksklusif.com, Jumat (18/9/2026).

Melalui pendekatan ini, PMI berharap para pemuda dapat kembali mendekat ke masjid, menjadikannya ruang diskusi untuk membahas persoalan kepemudaan, sekaligus merumuskan solusi konkret bagi masyarakat sekitar.

PMI menemukan sejumlah persoalan di lapangan terkait optimalisasi program kerja.

Secara umum, kendala mendasar yang dihadapi masjid-masjid tersebut adalah struktur organisasi dan penyusunan program kerja yang kurang efektif akibat minimnya pendampingan berkelanjutan.

​Melihat tantangan itu, PMI berkomitmen untuk terus memberikan pendampingan agar program kerja DKM dapat tersusun lebih terstruktur.

PMI juga mengajak seluruh elemen masyarakat, baik unsur pemerintah (government) maupun non-pemerintah (non-government), untuk berkolaborasi dalam merangkul dan mengembangkan potensi pemuda muslim di Kabupaten Mimika.