MIMIKA – Personel Perlindungan Masyarakat (Linmas) di wilayah pesisir merupakan garda terdepan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Meski memiliki dedikasi tinggi, para petugas Linmas di Distrik Mimika Barat Tengah selama ini kerap terkendala masalah komunikasi dalam menjalankan tugasnya.
Kondisi geografis yang menantang serta minimnya jaringan telekomunikasi seluler membuat koordinasi antar-petugas di lapangan menjadi sulit. Terlebih, sebagian besar personel Linmas belum memiliki perangkat telepon genggam yang memadai.
Merespons kendala tersebut, Anggota DPRK Mimika, Rampeani Rachman, menyatakan komitmennya untuk melakukan pengadaan perangkat Handy Talky (HT) bagi Linmas di Distrik Mimika Barat Tengah.
Menurut Rampeani, HT merupakan solusi paling efektif untuk wilayah terpencil karena tidak bergantung sepenuhnya pada sinyal seluler, sehingga memudahkan koordinasi cepat antar-petugas Linmas.
“Saya akan siapkan pengadaan HT untuk Linmas. Perangkat ini akan saya bawa secara langsung saat kunjungan berikutnya ke sini,” ungkap Rampeani usai menyerap aspirasi dari Komandan Peleton (Danton) Linmas di Mimika Barat Tengah.
Ia berharap, ketersediaan alat komunikasi ini dapat meningkatkan performa Linmas dalam memantau situasi di tiap kampung. Rampeani juga berpesan agar para personel tetap mengedepankan pelayanan yang santun namun tegas dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayahnya.
“Dengan komunikasi yang lancar, diharapkan Linmas bisa lebih responsif melayani masyarakat dan menjaga Kamtibmas tetap kondusif,” pungkasnya. (redaksi)





