MIMIKA_ Sebanyak lima kampung di wilayah Distrik Mimika Timur Jauh yakni kampung Amamapare, Ayuka, Omawita, Fanamo, dan Ohotya kini memiliki dermaga apung.
Kepala Distrik Mimika Timur Jauh, Yulius Katagame menyebut dermaga apung mulai dibangun pada tahun 2025 lalu yang dialokasikan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Mimika dan APBD Provinsi Papua Tengah.
Pembangunan dermaga apung di empat Kampung Amamapare, Ayuka, Omawita, dan Ohotya bersumber dari APBD Kabupaten Mimika, sedangkan pembangunan dermaga apung di Kampung Fanamo bersumber dari APBD Provinsi Papua Tengah.
“Dermaga apung di empat kampung yang dibangun dari APBD kini sudah rampung telah digunakan oleh masyarakat, tersisa di kampung Fanamo yang masih dalam proses finishing atau tahap akhir pembangunan,” ungkap Kadistrik Yulius kepada Papuaeksklusif.com, Kamis (19/2/2026).
Yulius menerangkan, pembangunan dermaga apung merupakan usulan masyarakat lima kampung yang kemudian diusulkan dalam musyawarah perencanaan pembangunan (musrenbang) tingkat Distrik tahun 2024.
Diterangkan, dermaga apung berfungsi sebagai tempat sandar perahu masyarakat, juga untuk naik-turun penumpang, dan bongkar muat barang. Dermaga apung memiliki struktur fleksibel posisinya selalu mengikuti naik-turun permukaan air (pasang-surut). Struktur ini memberikan akses yang aman dan stabil untuk perahu kecil milik masyarakat yang akan bersandar. (Redaksi)





