■ Bupati Mimika, Johannes Rettob saat menyampaikan arahan dalam rapat koordinasi. (Foto: Jefri Manehat)
MIMIKA_ Negara Republik Indonesia saat ini sedang tidak baik-baik saja, dimana banyak masyarakat yang melakukan unjuk rasa terhadap kebijakan- kebijakan yang dikeluarkan Pemerintah Pusat. Tidak hanya menyampaikan unjuk rasa, masyarakat juga membakar sejumlah fasilitas Pemerintah.
Situasi nasional yang kian memanas ini tidak hanya terjadi di pusat (Jakarta), masyarakat di beberapa daerah juga mulai turun jalan menyampaikan unjuk rasa, dan membakar fasilitas Pemerintah termasuk di Papua.
Menyikapi situasi yang terjadi saat ini, dan tidak ingin kejadian itu merambat sampai ke Mimika, Pemerintah Kabupaten Mimika dipimpin langsung Bupati Mimika, Johannes Rettob didampingi Wakil Bupati Mimika, Emanuel Kemong melakukan rapat koordinasi dengan unsur Forkopimda di Mimika,Tokoh Masyarakat, Tokoh Perempuan, Tokoh Adat dan Tokoh Agama dan Paguyuban di Mimika.
Rapat koordinasi ini bertujuan untuk mengajak unsur forkopimda, tokoh masyarakat, tokoh perempuan, tokoh pemuda, tokoh agama dan paguyuban untuk berperan aktif dalam menjaga Mimika tetap aman dan tidak terpengaruh dengan situasi nasional yang terjadi saat ini.
“Hari ini kita semua kumpul disini untuk menyampaikan pandangan kita dalam rangkat menyikapi situasi yang terjadi saat ini tidak merambat ke Mimika,” ujar Bupati Johannes Rettob.
Bupati Mimika meminta kepada unsur komponen masyarakat untuk menyikapi situasi nasional saat ini dengan bijak, sehingga Mimika tetap aman dan damai.
“Saya minta kepada kita semua untuk bijak dalam menyikapi situasi yang ada saat ini. Mimika adalah rumah kita, untuk itu kita punya tanggung jawab yang sama untuk menjaga rumah kita tetap aman dan damai,” kata Bupati.
Kata Bupati, ketika terjadi gejolak di Mimika akan mengganggu aktivitas masyarakat Mimika yang tidak aman.
“Ada gejolak dan fasilitas ketika rusak yang rugi adalah masyarakat sendiri dan kita tidak ingin itu terjadi di Mimika, sehingga saya selaku pimpinan daerah mengajak mari jaga Mimika rumah kita tetap aman dan damai,” ujarnya. (Redaksi)













