EKSKLUSIF_ Dalam rangka pengembangan rumah sakit dan menjawab kebutuhan masyarakat, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mimika, Provinsi Papua Tengah, mengajukan pembangunan tambahan ruang rawat inap dengan kapasitas kurang lebih 300 tempat tidur.
Direktur RSUD Mimika, dr. Antonius Pasulu saat ditemui Papuaeksklusif di ruang kerjanya pada Selasa tanggal 4 November 2025 yang lalu, mengatakan ruang rawat inap tambahan itu mulai dibangun tahun 2026 mendatang.
“Kami sudah ajukan kepada pimpinan daerah untuk pembangunan tambahan ruang rawat inap mulai tahun depan. Berdasarkan master plan atau dokumen perencanaannya terdapat ruang C1 dengan kapasitas 123 tempat tidur dan ruang C2 kapasitas 150 tempat tidur,” kata dr. Anton.
Diterangkan, master plan pembangunan tambahan ruang rawat inap di RSUD Mimika telah dibuat sejak tahun 2020 lalu, dan tahapan pembangunannya sudah dimulai sejak 2021-2023, sementara untuk tambahan IRD lantai 2 dan 2024-2025 pembangunan Gedung Pusat Diagnostik dan 2026 akan diajukan Pembangunan Gedung Rawat Inap C1.
“Dengan adanya penambahan ruang rawat inap kami berharap bisa mengakomodir kebutuhan masyarakat dan menjawab tempat tidur di ruang rawat inap yang sering penuh, sehingga pasien terkadang terlambat didorong ke ruang perawatan karena menunggu ruang rawat inap kosong dulu,” terangnya.
Lebih lanjut, dr. Anton menjelaskan, berdasarkan standar Bed Occupancy Ratio (BOR) di rumah sakit, idealnya 60 sampai 85 persen, sedangkan di rumah sakit umum daerah Mimika diatas 85 persen bahkan mencapai 90 persen.
“Sehingga pembangunan tambahan ruang rawat ini menjadi jawaban untuk masalah kekurangan tempat tidur pada ruang rawat inap di RSUD Mimika,” tutupnya. (Redaksi)




