MIMIKA_ Pemerintah Kabupaten Mimika menggelar perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-30 Kabupaten Mimika yang meskipun sempat tertunda dari jadwal aslinya pada 8 Oktober, tetap berlangsung dengan penuh khidmat.

Perayaan ini diisi dengan upacara, doa bersama lintas agama, serta mendengarkan khotbah dan tausiah.
​
Bupati Mimika, Johannes Rettob, dalam sambutannya menyampaikan bahwa perayaan ini menjadi momentum penting untuk merefleksikan perjalanan daerah serta melanjutkan fondasi pembangunan yang telah diletakkan para pendahulu melalui RPJMD 2025-2029.

“Visi utama kabupaten ini adalah mewujudkan Mimika yang responsif, energik, transparan, terampil, objektif, dan berdaya saing menuju Gerbang Emas (Gerakan Kebangkitan Ekonomi Masyarakat Amungme dan Kamoro),” ungkap Bupati Johannes

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Mimika meningkat dari 74,48 pada 2021 menjadi 77,27, sementara persentase kemiskinan menurun dari 14,89% pada 2017 menjadi 13,70% pada tahun 2025.

Sektor perdagangan, konstruksi, dan pertambangan terus membuka lapangan pekerjaan baru.

Selain itu, pada 100 hari kerja pertama kepemimpinan bupati dan wakil bupati, diluncurkan Mal Pelayanan Publik (MPP) yang mencatat 10.851 layanan dalam sebulan.

Kabupaten Mimika juga berhasil mendaftarkan 41 inovasi daerah pada tahun 2025 dan mendapatkan berbagai penghargaan tingkat nasional dari Kementerian Dalam Negeri, termasuk penghargaan untuk kategori inovasi government, penanganan kemiskinan, hingga perumahan.
​
Sebelumnya dalam laporan Ketua Panitia HUT Kabupaten Mimika, Yohana Paliling, memaparkan dasar pelaksanaan kegiatan ini berpedoman pada Peraturan Daerah No. 1 Tahun 2026 serta Keputusan Bupati Mimika No. 318 Tahun 2026.

Adapun rangkaian kegiatan utama yang telah dilaksanakan meliputi Mimika Sitiran 10K Se-Indonesia Timur pada 5 September 2026 dengan 2.264 peserta di bawah koordinasi Dinas Pemuda dan Olahraga, Festival Seni Budaya pada 5–8 Oktober 2026 oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan dengan tema “Merawat Cerita, Menghidupkan Musik, dan Melestarikan Budaya di Tanah Amungme Bumi Kamoro”, serta Festival dan Bazar UMKM pada 6–8 Oktober 2026 dengan tema “UMKM Tumbuh, Mimika Berinovasi Menuju Gerbang Emas”.

Rangkaian kegiatan lainnya mencakup peluncuran barcode emitan minyak tanah oleh Perindag, layanan jemput bola kependudukan di berbagai distrik, serta program Goes to Pajak Keliling oleh Bapenda Mimika. Perayaan HUT ke-30 ini ditutup dengan apresiasi kepada seluruh unsur Forkopimda, TNI-Polri, tokoh agama, lembaga perbankan, serta masyarakat atas sinergi dan kolaborasi aktif dalam membangun Kabupaten Mimika yang aman, damai, dan harmonis.