MIMIKA_ Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 yang diselenggarakan Kodim 1710/Timika tahun 2026 dilaksanakan di Keakwa, Distrik Mimika Tengah.
Dandim 1710/Mimika, Letkol Inf Jozanda mengatakan, Keakwa menjadi tempat TMMD karena banyak hal yang perlu menjadi perhatian.
TMMD ke-128 yang disengarakan Kodim 1710/Mimika menyasar pembangunan MCK dan sumur mor air bersih untuk menjawab kebutuhan masyarakat disana.
“Pembangunan MCK dan sumur bor merupakan permintaan masyarakat disana, kami berharap apa yang nantinya dibangun dapat menjawab kebutuhan masyarakat. Lebih dari itu yang menjadi harapan kita bersama, Ketika fasilitas itu terbangun masyarakat dapat memanfaatkan secara baik dan menjaga fasilitas tersebut,” kata Dandim.
Dandim menyebut, pihaknya akan melibatkan sekitar 150 personel dalam melaksanakan program TMMD di Kampung Keakwa.
Pelaksanaan TMMD di kampung Keakwa mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah. Dandim 1710/Mimika, Letkol Inf Jozanda menyampaikan ungkapan terimakasih kepada Pemerintah Kabupaten Mimika yang telah mendukung penuh pelaksanaan TMMD ke-128 melalui bantuan dana hibah.
Bupati Mimika, Johannes Rettob yang hadir dalam upacara pembukaan TMMD ke-128 di Makodim Mile 32 itu menyampaikan, bahwa TMMD bukan sekadar program pembangunan fisik, tetapi juga menyentuh aspek non fisik yang sangat penting bagi masyarakat.
“Program ini merupakan wujud nyata kebersamaan antara TNI, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat. Tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga meningkatkan wawasan kebangsaan, semangat gotong royong, serta pemberdayaan masyarakat,” ujarnya.
Ia memberikan apresiasi kepada jajaran TNI, khususnya Kodim 1710/Mimika, yang secara konsisten melaksanakan program TMMD sebagai bentuk komitmen membantu pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Mimika mendukung penuh pelaksanaan TMMD ke-128, dan berharap program tersebut mampu menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat, terutama dalam pembangunan infrastruktur dasar.
“Kita harapkan terbangun akses jalan, fasilitas umum, serta sarana pendukung lainnya yang dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat di wilayah sasaran,” ungkapnya.
Selain itu, TMMD juga diharapkan mampu mempererat kemanunggalan TNI dan rakyat. Kebersamaan dalam bekerja dan semangat gotong royong dinilai menjadi fondasi penting dalam memperkuat persatuan dan kesatuan di tengah masyarakat.
Bupati Mimika juga mengimbau kepada masyarakat untuk berperan aktif dalam menyukseskan program ini, termasuk menjaga dan memanfaatkan hasil pembangunan dengan baik
“Keberhasilan program ini tidak hanya bergantung pada TNI dan pemerintah, tetapi juga pada partisipasi masyarakat. Tantangan pembangunan ke depan semakin kompleks, sehingga diperlukan kolaborasi dari semua pihak,” tegasnya. (Redaksi)














